Rumah minimalis modern saat ini menjadi primadona baik pengembang maupun individu yang menginginkan hunian nyaman di atas lahan terbatas. Kesan sederhana dan rapi menjadi ciri khas dari desain minimalis. Banyak juga yang mengenal desain ini sebagai desain bergaya skandinavian. Meski ternyata kedua desain ini memiliki beberapa perbedaan yang jarang diketahui.

Interior Minimalis Vs Interior Nordic

Sama tapi beda! Kalimat ini patut untuk menggambarkan kesan yang timbul dari penerapan interior bergaya minimalis dan Scandinavia pada sebuah hunian. Meski konsep yang di usung sama yaitu “more is less”, tetapi beberapa ciri spesifik berikut menjadi pembeda dari desain interior minimalis bergaya modern dan interior Scandinavia yang sering juga disebut interior Nordic.

Fungsional Vs Praktis – Modern

Sederhana dan kaya estetika merupakan kunci utama dalam desain interior bergaya minimalis modern maupun Scandinavian. Tetapi, ciri utama dari desain interior bergaya Scandinavia terletak pada segi fungsional yang dibawanya. Hampir tidak ditemukan adanya dekorasi berlebihan maupun perabotan tanpa fungsi dalam desain interior rumah dengan gaya ini.

Sementara desain interior pada rumah minimalis modern lebih mengutamakan segi kepraktisan sebuah hunian yang mendukung gaya hidup urban. Meskipun sama – sama minim dengan dekorasi yang membebani sebuah ruangan, desain minimalis lebih cenderung mengutamakan inovasi dalam konsep interior desainnya sehingga lebih berkesan modern.

Warna Material

Interior bergaya Nordic enderung dominan dengan interior dengan material kayu, kulit, serta kaca. Warna – warna yang diusungnya pun terkesan kalem dan netral seperti warna – warna pastel atau dominan putih. Sementara untuk desain minimalis modern, pemilihan material untuk interior lebih bervariasi dan terkadang merupakan kombinasi yang disusun sedemikian rupa untuk menghasilkan desain natural dan sederhana. Pemilihan warnanya juga lebih berani seperti padu padan warna – warna terang antara interior dinding dengan lantai. Tetapi jarang menampilkan warna yang kontras satu sama lain. Terutama untuk hunian dengan lahan sangat terbatas.

Inspirasi Desain

Terlihat dari pemilihan material maupun warnanya, tampak bahwa gaya Scandinavia memperoleh inspirasinya dari alam. Dekorasi maupun furniture yang menghiasi setiap ruangan juga sering diperoleh dari proses daur ulang perabot lama sehingga memberikan kesan retro. Berbeda dengan konsep kontemporer yang diterapkan dalam desain minimalis modern. Padu padan ragam material serta kolaborasi beberapa tema dalam dekorasi ruangan membuatnya terkesan futuristik.

Sederhana nan Elegan dalam Desain Interior

Kesan sederhana selalu ditampilkan dalam desain interior minimalis. Tetapi sederhana bukan berarti tidak berkelas. Untuk menciptakan kesan elegan dalam sebuah hunian minimalis, maka pemilihan beberapa dekorasi berikut perlu menjadi perhatian:

Pembatas ruangan

Pada desain tradisional, dinding merupakan pembatas ruangan yang solid. Tetapi pada hunian modern dengan lahan terbatas, menggunakan tembok bermaterial bata atau batako sebagai pembatas akan menambah kesan sempit. Sehingga ada baiknya untuk mencari alternatif sekat menggunakan dekorasi yang lebih fleksibel seperti tirai atau lemari. Penggunaan lemari sebagai sekat bisa jadi lebih efektif. Selain berperan sebagai sebuah furniture, lemari juga menjadi pemisah antar ruang yang berbeda fungsi.

Furniture

Perabotan atau furniture merupakan barang wajib dalam sebuah hunian. Keberadaan kursi dan meja di ruang tamu tidak dapat dihindarkan. Tetapi untuk rumah dengan lahan terbatas, meletakkan meja kursi dengan desain yang kompleks akan merugikan. Selain terkesan berat, ruangan juga terkesan penuh dan ruang gerak menjadi sangat terbatas. Cobalah untuk memilih perabotan dengan desain minimalis yang saat ini mulai membanjiri galeri – galeri interior.

Dinding dan lantai

Dinding dan lantai merupakan dua bagian yang tidak terpisahkan dari sebuah hunian. Pemilihan cat pada dinding sebaiknya disesuaikan dengan pola keramik yang digunakan pada lantai. Sehingga tidak akan menimbulkan kesan yang kontras. Pemilihan pola keramik juga ada baiknya diseragamkan dan tidak tumpang tindih untuk memperoleh kesan elegan dan tidak berlebihan. Apabila dinding tampak terlalu polos dengan minimnya dekorasi, cobalah bereksperimen dengan wallpaper untuk mempercantik tampilannya. Tetapi ingat, tetap utamakan padu padan yang serasi dengan perabot dan lantai untuk sebuah rumah minimalis modern yang elegan.